kajian ilmu
Mistery Tasawuf jalan terdekat
Tidak satu jalan menuju Roma, pernah mendengar istilah ini...?
Istilah ini kemudian seolah-olah menjadi legitimasi bahwa kita memiliki hak dan kemampuan yang sama untuk menafsirkan cara beragama dan berTuhan sesuai dengan kemampuan akal masing-masing.
Tidak sedikit yang terjebak hanya karena pandai membaca lalu "gothak gathik gathuk" atau menggunakan ilmu cocoklogi dalam menafsirkan Firman Allah.
Tidak sedikit yang berdebat tentang rasa kopi, dan para debaters tersebut merasa sudah minum kopi.
bukan 1000 jalan ke roma yang kita cari dan kita perlukan.
*bukan 1000 jalan ke Tuhan yang kita cari*, namun mana JALAN TERDEKAT dan TERCEPAT untuk sampai kepada Tuhan karena sedikitnya umur kita
Untuk cara ini Rasulullah telah memberi petunjuk,
dan mengikut petunjuk Rasul adalah pasti lebih baik dari penafsiran diri sendiri
ููุนููู ุนูููููู ููุฑููู ู ุงูููู ููุฌููููู: ููููุชู ููุงุฑูุณููููู ุงูููู ุฃูููู ุงูุทููุฑูููููุฉู ุฃูููุฑูุจู ุฅูููู ุงูููู ููุฃูุณูููููููุง ุนูููู ุนูุจูุงุฏู ุงูููู ููุฃูููุถูููููุง ุนูููุฏูุงูููู ุชูุนูุงูููุ ููููุงูู: ููุงุนูููููู ุนููููููู ุจูุฏูููุงู ู ุฐูููุฑูุงูููู ููููุงูู ุนูููููู ููููู ุงููููุงุณู ููุฐูููุฑูููู ุงูููู ููููุงูู ุต ู : ููุงุนูููููู ูุงูุชูููููู ู ุงูุณููุงุนูุฉู ุญูุชููู ูุงูููุจูููู ุนูููู ููุฌููู ุงููุฃูุฑูุถู ู ููู ููููููู, ุงูููู ุงูููู. ููููุงูู ูููู ุนูููููู ูููููู ุฃูุฐูููุฑู ููุงุฑูุณููููู ุงููููุ ููููุงูู ุต ู : ุบูู ููุถู ุนููููููููู ููุงูููุตููู ุดูููุชููููู ููุงูุนูููู ููุณูุงูููู ูููููู ุงูููู ุงูููู . ููููุงูู ุต ู :ูุงูุฅููููู ุฅููุงููุงูููู ุซููุงูุซู ู ูุฑููุงุชู ู ูุบูู ููุถูุง ุนููููููู ุซูู ูู ููุงููููุง ุนูููููู ููุฐููููู
Artinya: โDan dari Sayyidina Ali Karramahullahu wajhahu, beliau berkata: Aku katakan Ya Rasulallah, manakah jalan yang sedekat-dekatnya kepada Allah dan semudah-mudahnya atas hamba Allah dan semulia-mulianya di sisi Allah...?
Maka sabda Rasulullah Saw, ya Ali, penting atas kamu berkekalan/senantiasa berzikir kepada Allah.
Maka berkatalah Ali: tiap orang berzikir kepada Allah.
Maka Rasulullah bersabda: Ya Ali, tidak akan terjadi kiamat sehingga tiada tinggal lagi atas permukaan bumi ini, orang-orang yang mengucapkan Allah, Allah, Allah
maka sahut Ali kepada Rasulullah, bagaimana caranya aku berzikir ya Rasulullah...?
Maka Rasulullah bersabda: coba pejamkan kedua matamu dan rapatkan/katubkanlah kedua bibirmu dan naikkanlah lidahmu ke atas langit-langit dan berkatalah engkau, Allah-Allah.
Maka sejenak Rasulullah mengucapkan: Laa Ilaaha Illallaah tiga kali sedangkan kedua matanya tertutup
Kemudian Ali ibn Abi Thalib berkata:
ุฑูุฃูููุชู ุฑูุจููู ุจูุนููููู ููููุจูู, ููููููุชู ูุงูุดูููู ุฃูููุชู ุฃูููุชู ุงูููู
โKulihat Tuhanku dengan mata hatiku dan akupun berkata: tidak aku ragu, engkau, engkaulah Allahโ.
Kemudian Ali ajarkan pula kepada Hasan Basri dan dari Hasan Basri diajarkan kepada Habib Al-Ajmi, dari Al-Habib diajarkan kepada Daud Al-Thaiy, dari Daud diajarkan pula kepada Makhruf Al-Kurahi, dari Makhruf diajarkan pula kepada Junaid Al-Bahdadi. Kemudian timbulah menjadi ilmu pendidikan yang dinamakan dengan ilmu Tasawuf
Semua aliran Tasawuf bercabang dari dua penisbatan ini, yakni nisbat kepada sayyidina Ali Karamallahu wajhah untuk dzikir jahri dan nisbat kepada sayyidina Abu Bakar RA untuk dzikir sirri. Maka kedua Beliau inilah sumber utama dan melalui keduanya pertolongan Ar-Rahman datang.
Nabi SAW mentalqin kalimah Thoyibah ini kepada para sahabat Radliallah โanhum untuk membersihkan hati mereka dan mensucikan jiwa mereka, serta menghubungkan mereka kehadirat Ilahiyyah (Allah) dan kebahagiaan yang suci murni.
Akan tetapi pembersihan dan pensucian dengan kalimah thoyibah ini atau Asma-asma Allah yang lainnya itu, tidak akan berhasil kecuali si pelaku dzikir menerima talqin dari Guru rohani yang alim, amil, kamil, fahim, terhadap makna Alqurโan dan syariโat,
mahir dan cerdas dalam aqidah dan ilmu kalam,
Istilah ini kemudian seolah-olah menjadi legitimasi bahwa kita memiliki hak dan kemampuan yang sama untuk menafsirkan cara beragama dan berTuhan sesuai dengan kemampuan akal masing-masing.
Tidak sedikit yang terjebak hanya karena pandai membaca lalu "gothak gathik gathuk" atau menggunakan ilmu cocoklogi dalam menafsirkan Firman Allah.
Tidak sedikit yang berdebat tentang rasa kopi, dan para debaters tersebut merasa sudah minum kopi.
bukan 1000 jalan ke roma yang kita cari dan kita perlukan.
*bukan 1000 jalan ke Tuhan yang kita cari*, namun mana JALAN TERDEKAT dan TERCEPAT untuk sampai kepada Tuhan karena sedikitnya umur kita
Untuk cara ini Rasulullah telah memberi petunjuk,
dan mengikut petunjuk Rasul adalah pasti lebih baik dari penafsiran diri sendiri
ููุนููู ุนูููููู ููุฑููู ู ุงูููู ููุฌููููู: ููููุชู ููุงุฑูุณููููู ุงูููู ุฃูููู ุงูุทููุฑูููููุฉู ุฃูููุฑูุจู ุฅูููู ุงูููู ููุฃูุณูููููููุง ุนูููู ุนูุจูุงุฏู ุงูููู ููุฃูููุถูููููุง ุนูููุฏูุงูููู ุชูุนูุงูููุ ููููุงูู: ููุงุนูููููู ุนููููููู ุจูุฏูููุงู ู ุฐูููุฑูุงูููู ููููุงูู ุนูููููู ููููู ุงููููุงุณู ููุฐูููุฑูููู ุงูููู ููููุงูู ุต ู : ููุงุนูููููู ูุงูุชูููููู ู ุงูุณููุงุนูุฉู ุญูุชููู ูุงูููุจูููู ุนูููู ููุฌููู ุงููุฃูุฑูุถู ู ููู ููููููู, ุงูููู ุงูููู. ููููุงูู ูููู ุนูููููู ูููููู ุฃูุฐูููุฑู ููุงุฑูุณููููู ุงููููุ ููููุงูู ุต ู : ุบูู ููุถู ุนููููููููู ููุงูููุตููู ุดูููุชููููู ููุงูุนูููู ููุณูุงูููู ูููููู ุงูููู ุงูููู . ููููุงูู ุต ู :ูุงูุฅููููู ุฅููุงููุงูููู ุซููุงูุซู ู ูุฑููุงุชู ู ูุบูู ููุถูุง ุนููููููู ุซูู ูู ููุงููููุง ุนูููููู ููุฐููููู
Artinya: โDan dari Sayyidina Ali Karramahullahu wajhahu, beliau berkata: Aku katakan Ya Rasulallah, manakah jalan yang sedekat-dekatnya kepada Allah dan semudah-mudahnya atas hamba Allah dan semulia-mulianya di sisi Allah...?
Maka sabda Rasulullah Saw, ya Ali, penting atas kamu berkekalan/senantiasa berzikir kepada Allah.
Maka berkatalah Ali: tiap orang berzikir kepada Allah.
Maka Rasulullah bersabda: Ya Ali, tidak akan terjadi kiamat sehingga tiada tinggal lagi atas permukaan bumi ini, orang-orang yang mengucapkan Allah, Allah, Allah
maka sahut Ali kepada Rasulullah, bagaimana caranya aku berzikir ya Rasulullah...?
Maka Rasulullah bersabda: coba pejamkan kedua matamu dan rapatkan/katubkanlah kedua bibirmu dan naikkanlah lidahmu ke atas langit-langit dan berkatalah engkau, Allah-Allah.
Maka sejenak Rasulullah mengucapkan: Laa Ilaaha Illallaah tiga kali sedangkan kedua matanya tertutup
Kemudian Ali ibn Abi Thalib berkata:
ุฑูุฃูููุชู ุฑูุจููู ุจูุนููููู ููููุจูู, ููููููุชู ูุงูุดูููู ุฃูููุชู ุฃูููุชู ุงูููู
โKulihat Tuhanku dengan mata hatiku dan akupun berkata: tidak aku ragu, engkau, engkaulah Allahโ.
Kemudian Ali ajarkan pula kepada Hasan Basri dan dari Hasan Basri diajarkan kepada Habib Al-Ajmi, dari Al-Habib diajarkan kepada Daud Al-Thaiy, dari Daud diajarkan pula kepada Makhruf Al-Kurahi, dari Makhruf diajarkan pula kepada Junaid Al-Bahdadi. Kemudian timbulah menjadi ilmu pendidikan yang dinamakan dengan ilmu Tasawuf
Semua aliran Tasawuf bercabang dari dua penisbatan ini, yakni nisbat kepada sayyidina Ali Karamallahu wajhah untuk dzikir jahri dan nisbat kepada sayyidina Abu Bakar RA untuk dzikir sirri. Maka kedua Beliau inilah sumber utama dan melalui keduanya pertolongan Ar-Rahman datang.
Nabi SAW mentalqin kalimah Thoyibah ini kepada para sahabat Radliallah โanhum untuk membersihkan hati mereka dan mensucikan jiwa mereka, serta menghubungkan mereka kehadirat Ilahiyyah (Allah) dan kebahagiaan yang suci murni.
Akan tetapi pembersihan dan pensucian dengan kalimah thoyibah ini atau Asma-asma Allah yang lainnya itu, tidak akan berhasil kecuali si pelaku dzikir menerima talqin dari Guru rohani yang alim, amil, kamil, fahim, terhadap makna Alqurโan dan syariโat,
mahir dan cerdas dalam aqidah dan ilmu kalam,